JAKARTA - PPI Dunia menyelenggarakan program Perdana yaitu Forum Studentpreneur pada Minggu 28 Januari 2024 secara hybrid. Program tersebut bertujuan untuk membantu para pelajar mendapatkan ilmu bisnis dari sesama pelajar pengusaha di seluruh dunia.
Program Forum Studentpreneur ini merupakan program perdana unggulan PPI Dunia pada Direktorat Pengembangan Inovasi Bisnis (Inbis), setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan program Sekolah Ekspor PPI Dunia dan Ngopi Bareng CEO.
Kabid Akselerasi Pelajar Pengusaha di Inbis PPI Dunia Rizvika Rahmita S menjelaskan bahwa program Forum Studentpreneur 2024 ini merupakan upaya PPI Dunia untuk mengajak rekan-rekan Studentpreneur Indonesia di seluruh dunia dalam membangun komunitas pelajar pengusaha yang dapat saling bersinergi, terkoneksi, dan menjadi wadah yang baik bagi pengembangan keterampilan bisnis rekan-rekan pelajar pengusaha dan rekan-rekan yang beraspirasi untuk menjadi pengusaha.
“Forum Studentpreneur 2024 adalah kegiatan bulanan untuk mempertemukan rekan-rekan studentpreneurs asal Indonesia di berbagai belahan dunia dari berbagai bidang atau industri bisnis agar dapat menjadi penggerak kolaborasi antar studentpreneurs, apresiasi setinggi tingginya kepada rekan-rekan dari PPI Negara dan PPI Kawasan yang telah membantu kami memetakan data para pelajar pengusaha," kata Rizvika dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (31/1/2024).
"Semoga ke depannya akan semakin banyak rekan-rekan yang tergabung dalam forum ini dan dapat berkontribusi untuk terciptanya Generasi Emas Indonesia 2045," ujarnya.
Salah satu narasumber dalam kegiatan ini, Rizki Annisa selaku Founder Djavacraftsman yang juga menempuh studi di Jepang, menyampaikan bahwa terbentuknya Forum Studentpreneur memiliki potensi menumbuhkan ekosistem progresif bagi para pelajar Indonesia di seluruh dunia dalam berkontribusi dalam memajukan iklim bisnis dan perdagangan.
“Forum ini membuka pintu bagi kolaborasi yang menghasilkan generasi pelajar Indonesia yang tidak hanya handal, tetapi juga siap bersaing secara kompetitif di panggung bisnis global,” ujar Rizki.